Kamis, 29 September 2016


Kabupaten Sikka di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur memiliki banyak pulau kecil. Setidaknya ada 17 pulau kecil yang bertebaran di Teluk Maumere, yang berada di sebelah utara Kota Maumere. Dari 17 pulau tersebut, hanya 8 pulau yang berpenghuni yaitu : Pulau Babi, Pulau Pangabatang, Pulau Dambilah, Pulau Kojadoi, Pulau Besar (Kojagete), Pulau Pemana Besar, Pulau Palue, dan Pulau Sukun. Satu pulau yang menarik perhatian saya berkat keunikannya adalah Pulau Kojadoi. Perkenalan pertama saya dengan Pulau Kojadoi berawal dari situs wisata Kota Maumere. Saya tak sengaja menemukan situs tersebut ketika sedang mencari informasi wisata seputar Flores. Nggak tahunya di situs tersebut terdapat sedikit informasi tentang Pulau Kojadoi dengan beberapa fotonya. Yang membuat saya tertarik adalah foto jembatan batu yang menghubungkan Pulau Kojadoi dengan Pulau Kojagete (lebih terkenal dengan sebutan Pulau Besar). Saya penasaran ingin melihat secara langsung keunikan jembatan tersebut. Makanya, ketika ada kesempatan berkunjung ke Maumere, saya meluangkan waktu khusus untuk menyambangi Pulau Kojadoi. Pulau Kojadoi berada di Teluk Maumere, tepatnya di sebelah selatan Pulau Besar. Konon, nama pulau ini pemberian dari Raja Maumere. Kojadoi berasal dari dua kata dalam Bahasa Maumere, yaitu “Koja” yang berarti kenari dan “Doi” yang berarti kecil. Secara administratif, pulau ini termasuk dalam wilayah Desa Kojadoi, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka. Untuk mencapai Pulau Kojadoi dari Maumere cukup mudah. Kita bisa naik perahu motor dari Pelabuhan Laurensius Say, Maumere atau dari Desa Nangahale, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka. Perjalanan dari Pelabuhan L. Say, Maumere memakan waktu cukup lama, yaitu sekitar dua jam karena jaraknya cukup jauh. Sedangkan dari Desa Nangahale hanya memakan waktu satu jam. Karena itulah, saya dan teman memilih untuk naik perahu dari Desa Nangahale walau harus berkendara dulu selama 40 menit dari Maumere, yang penting tidak berlama-lama di laut.

Today Deal $50 Off : https://goo.gl/efW8Ef

Kabupaten Sikka di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur memiliki banyak pulau kecil. Setidaknya ada 17 pulau kecil yang bertebaran di Teluk Maumere, yang berada di sebelah utara Kota Maumere. Dari 17 pulau tersebut, hanya 8 pulau yang berpenghuni yaitu : Pulau Babi, Pulau Pangabatang, Pulau Dambilah, Pulau Kojadoi, Pulau Besar (Kojagete), Pulau Pemana Besar, Pulau Palue, dan Pulau Sukun. Satu pulau yang menarik perhatian saya berkat keunikannya adalah Pulau Kojadoi. Perkenalan pertama saya dengan Pulau Kojadoi berawal dari situs wisata Kota Maumere. Saya tak sengaja menemukan situs tersebut ketika sedang mencari informasi wisata seputar Flores. Nggak tahunya di situs tersebut terdapat sedikit informasi tentang Pulau Kojadoi dengan beberapa fotonya. Yang membuat saya tertarik adalah foto jembatan batu yang menghubungkan Pulau Kojadoi dengan Pulau Kojagete (lebih terkenal dengan sebutan Pulau Besar). Saya penasaran ingin melihat secara langsung keunikan jembatan tersebut. Makanya, ketika ada kesempatan berkunjung ke Maumere, saya meluangkan waktu khusus untuk menyambangi Pulau Kojadoi. Pulau Kojadoi berada di Teluk Maumere, tepatnya di sebelah selatan Pulau Besar. Konon, nama pulau ini pemberian dari Raja Maumere. Kojadoi berasal dari dua kata dalam Bahasa Maumere, yaitu “Koja” yang berarti kenari dan “Doi” yang berarti kecil. Secara administratif, pulau ini termasuk dalam wilayah Desa Kojadoi, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka. Untuk mencapai Pulau Kojadoi dari Maumere cukup mudah. Kita bisa naik perahu motor dari Pelabuhan Laurensius Say, Maumere atau dari Desa Nangahale, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka. Perjalanan dari Pelabuhan L. Say, Maumere memakan waktu cukup lama, yaitu sekitar dua jam karena jaraknya cukup jauh. Sedangkan dari Desa Nangahale hanya memakan waktu satu jam. Karena itulah, saya dan teman memilih untuk naik perahu dari Desa Nangahale walau harus berkendara dulu selama 40 menit dari Maumere, yang penting tidak berlama-lama di laut.

Today Deal $50 Off : https://goo.gl/efW8Ef
Kabupaten Sikka di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur memiliki banyak pulau kecil. Setidaknya ada 17 pulau kecil yang bertebaran di Teluk Maumere, yang berada di sebelah utara Kota Maumere. Dari 17 pulau tersebut, hanya 8 pulau yang berpenghuni yaitu : Pulau Babi, Pulau Pangabatang, Pulau Dambilah, Pulau Kojadoi, Pulau Besar (Kojagete), Pulau Pemana Besar, Pulau Palue, dan Pulau Sukun. Satu pulau yang menarik perhatian saya berkat keunikannya adalah Pulau Kojadoi. Perkenalan pertama saya dengan Pulau Kojadoi berawal dari situs wisata Kota Maumere. Saya tak sengaja menemukan situs tersebut ketika sedang mencari informasi wisata seputar Flores. Nggak tahunya di situs tersebut terdapat sedikit informasi tentang Pulau Kojadoi dengan beberapa fotonya. Yang membuat saya tertarik adalah foto jembatan batu yang menghubungkan Pulau Kojadoi dengan Pulau Kojagete (lebih terkenal dengan sebutan Pulau Besar). Saya penasaran ingin melihat secara langsung keunikan jembatan tersebut. Makanya, ketika ada kesempatan berkunjung ke Maumere, saya meluangkan waktu khusus untuk menyambangi Pulau Kojadoi. Pulau Kojadoi berada di Teluk Maumere, tepatnya di sebelah selatan Pulau Besar. Konon, nama pulau ini pemberian dari Raja Maumere. Kojadoi berasal dari dua kata dalam Bahasa Maumere, yaitu “Koja” yang berarti kenari dan “Doi” yang berarti kecil. Secara administratif, pulau ini termasuk dalam wilayah Desa Kojadoi, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka. Untuk mencapai Pulau Kojadoi dari Maumere cukup mudah. Kita bisa naik perahu motor dari Pelabuhan Laurensius Say, Maumere atau dari Desa Nangahale, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka. Perjalanan dari Pelabuhan L. Say, Maumere memakan waktu cukup lama, yaitu sekitar dua jam karena jaraknya cukup jauh. Sedangkan dari Desa Nangahale hanya memakan waktu satu jam. Karena itulah, saya dan teman memilih untuk naik perahu dari Desa Nangahale walau harus berkendara dulu selama 40 menit dari Maumere, yang penting tidak berlama-lama di laut.

Today Deal $50 Off : https://goo.gl/efW8Ef

Tidak ada komentar:

Posting Komentar